Showing posts with label mengenal. Show all posts
Showing posts with label mengenal. Show all posts

Mengenal Perbedaan Edisi Pada Windows 7

| 0 comments |

http://sambores.blogspot.com/

ref#15

Windows 7 yang dirilis tahun yang lalu masih banyak menyisakan pertanyaan,Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya ?demikian mungkin pertanyaan yang banyak dilontarkan. artikel pada postingan kali ini sedikin membahas tentang pernwdaan yang ada pada masing-masing edisi windows 7 yang aku ambil dari berbagai sumber
Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVD baru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade
Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7 

Windows 7 Starter
Target : Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)
Fitur Utama (kunci) : Taskbar, Jump list, Windows MEdia Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Keterbatasan : tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.
Harga : -
Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM/Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic
Target : Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia
Fitur Utama (kunci) : Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Keterbatasan : Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidah penuh.
Harga : -

Windows 7 Home Premium
Target : Global
Fitur Utama (kunci) : Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center
Keterbatasan : Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder
Harga : -

Windows 7 Professional
Target : Pengguna IT menengah keatas
Fitur Utama (kunci) : Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Keterbatasan : BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Harga : -
Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise
Target : Pelanggan Bisnis ( volume-licenses)
Fitur Utama (kunci) : BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD
Keterbatasan : Lisensi Retail
Harga : -
Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate
Target : Retail market, ketersediaan terbatas
Fitur Utama (kunci) : semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan : Volume Licensing
Harga : -
Catatan
Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada (disukung) di edisi windows atasnya.
Read More..

Mengenal Komponen VGA Video Graphics Adapter

| 0 comments |
http://sambores.blogspot.com/

REF#6

Pada hari ini akan saya postingkan tentang mengenal komponen komputer yaitu kartu grafis atau dikenal dengan VGA. Pengertian VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.

Menurut integrasinya dengan motherboard, VGA dibagi menjadi dua jenis, yaitu VGA OnBoard ( VGA terintegrasi ) dan VGA Card ( VGA Add-On ).

VGA OnBoard
http://sambores.blogspot.com/

VGA OnBoard sudah terintegrasi atau menyatu dgn motherboardnya, VGA jenis ini sedikit kemungkinan terjadi masalah ketidak sesuaian antara motherboard dan VGA.
harga motherboard tanpa VGA dengan VGA OnBoard hampir sama,untuk beberapa merk harga VGA OnBoard lebih murah,VGA jenis ini bisa menjadi solusi untuk budget yang terbatas.VGA ini memiliki kemampuan yang terbatas,dengan tampilan yang standart.
Sebuah kartu grafis, biasa disebut adapter grafis, kartu video atau grafis akselerator, adalah komponen komputer yang mengubah data digital ke dalam bentuk grafis yang dapat ditampilkan pada monitor.

VGA kartu grafis 
http://sambores.blogspot.com/Kartu grafis yang baru sekarang memiliki prosesor yang dibangun untuk menangani grafis 3D dengan tampilan yang kompleks.

Komponen utama Sebuah kartu video adalah:

1.
Graphical Processing Unit (GPU), jantung dari sebuah kartu grafis, yang bertugas untuk memproses gambar berdasarkan pengkodean yang digunakan. GPU adalah prosesor khusus dengan kemampuan pengolahan gambar yang telah berkembang, terutama untuk grafis 3D. Karena suhu yang tinggi dari prosesor grafis yang bisa mencapai puncak, maka dipasang radiator dan kipas sering di atasnya.

2.
Memori video untuk menyimpan gambar yang diproses oleh GPU sebelum ditampilkan ke monitor. Semakin besar memori video, semakin baik kartu grafis dapat menangani tekstur ketika menampilkan gambar 3D. Frame buffer Istilah yang umum digunakan untuk merujuk ke bagian dari memori video yang menyimpan gambar sebelum mereka akan ditampilkan pada layar. Kartu grafis sangat bergantung pada jenis kartu memori yang digunakan, dan waktu respon mereka sangat penting untuk menampilkan gambar dengan cepat, seperti jumlah memori, yang mempengaruhi jumlah dan resolusi gambar yang dapat disimpan dalam frame buffer.

3.
RAMDAC (random access memory digital-analog converter) digunakan untuk mengkonversi gambar digital yang disimpan dalam frame buffer sebagai sinyal analog untuk mengirim ke monitor. Frekuensi RAMDAC yang menentukan refresh rate (jumlah gambar per detik, dinyatakan dalam Hertz – Hz) yang dimiliki sebuah kartu grafis.

4. V
ideo BIOS berisi pengaturan kartu grafis, dalam mode grafis khusus yang dindukung adaptor.

5.
Antarmuka: Ini adalah jenis bus yang digunakan untuk menghubungkan kartu grafis ke motherboard. Bus AGP yang dirancang khusus untuk menangani data flow tinggi, yang diperlukan ketika menampilkan video atau urutan 3D. Bus PCI Express melakukan kerja yang lebih baik daripada bus AGP yang lama.

6. Koneksi:
Konektor VGA standar : Kebanyakan kartu grafis yang dibangun dengan 15-pin VGA (Mini Sub-D, dengan 3 baris dari 5 pin masing-masing), biasanya berwarna biru, yang terutama digunakan untuk menghubungkan adaptor ke monitor CRT. Jenis antarmuka ini digunakan untuk mengirim 3 sinyal analog ke layar, sesuai dengan komponen merah, biru, dan hijau lihat gambar diatas.
Konektor DVI (Digital Video Interface), dijumpai di beberapa kartu grafis, digunakan untuk mengirim data digital ke monitor yang memiliki konektor input DVI. Ini merupakan bypasses yang mengkonversi data digital menjadi analog dan kemudian kembali lagi menjadi digital.
Konektor S-Video : Kartu grafis semakin banyak memiliki soket S-Video, sehingga output komputer dapat ditampilkan pada layar televisi. Inilah mengapa sering disebut “TV-out” plug.

3D Accelerator Cards
Bidang 3D jauh lebih baru, dan menjadi lebih penting. Beberapa PC sekarang dapat melakukannya lebih cepat dari beberapa komputer tertentu.

Komputasi gamar 3D adalah proses yang dibagi menjadi empat langkah yaitu :
  1. script: meletakkan elemen
  2. geometri: membuat objek sederhana
  3. setup: memotong objek menjadi segitiga 2D
  4. render: menerapkan tekstur untuk segitiga.
Semakin baik kartu 3D accelerator dapat menghitung gerakan-gerakan dengan sendirinya sdmakin cepat gambar dapat ditampilkan. Chip yang pertama dapat bekerja dengan optimal dan membiarkan prosesor mengurus sisanya. Sejak saat itu, kartu grafis telah memasukkan “mesin setup”, yang menangani keduanya dari dua langkah terakhir.

Sebagai contoh, sebuah prosessor 266 Mhz Pentium II yang menghitung tiga langkah pertama dapat memproses 350.000 poligon per detik,  saat itu hanya menghitung dua, dapat mencapai 750.000 poligon per detik. Hal ini menunjukkan berapa banyak beban kartu ini yang terbuang dari prosesor.

Jenis bus juga merupakan faktor penting. Sementara bus AGP tidak baik untuk gambar 2D,  kartu yang menggunakan bus yang bukan bus PCI berkinerja tinggi. Hal ini disebabkan fakta bahwa bus AGP langsung terkait dengan RAM, yang memberikan bandwidth yang jauh lebih tinggi daripada bus PCI.

Semakin tinggi produk-produk teknologi sekarang memerlukan kualitas dan manufaktur yang sama seperti yang dilakukan oleh prosesor, serta kemampuan antara 0,25 pM dan 0,35 pM lebarnya.


demikian yang bisa saya postingkan. terimakasih
Read More..

Mengenal IP Address Sebuah Jaringan

| 0 comments |
http://sambores.blogspot.com/

REF#3

Aku akan berbagi pengetahuan yang aku ambil dari internet beberapa hari lalu terkait tentang IP Address sebuah jaringan.Mengingat kita selama ini mungkin cuma tahu secara dasar tentang kegunaannya, tanpa tahu konsep dari istilah tersebut secara teori. Jadi mari kita sama-sama belajar memahaminya.
Alamat IP (Internet Protocol Address) atau sering disingkat IP adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4) dan 128-bit (untuk IPv6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) yang mengelola alokasi alamat IP global.
Dalam pengertian lain, Internet Protocol (IP) Address dapat diartikan alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node-nya.

Walaupun alamat IP disimpan sebagai angka biner, mereka biasanya ditampilkan agar memudahkan manusia menggunakan notasi, seperti 208.77.188.166 (untuk IPv4), dan 2001: db8: 0:1234:0:567:1:1 (untuk IPv6). Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node tujuan dalam topologi dari sistem routing. Untuk tujuan ini, beberapa bit pada alamat IP yang digunakan untuk menunjuk sebuah subnetwork. Jumlah bit ini ditunjukkan dalam notasi CIDR, yang ditambahkan ke alamat IP, misalnya: 208.77.188.166/24.

Pengiriman data dalam jaringan TCP/IP berdasarkan IP address komputer pengirim dan komputer penerima. ip address memiliki dua bagian, yaitu alamat jaringan (network address) dan alamat komputer lokal (host address) dalam sebuah jaringan.

Alamat jaringan digunakan oleh router untuk mencari jaringan tempat sebuah komputer lokal berada, semantara alamat komputer lokal digunakan untuk mengenali sebuah komputer pada jaringan lokal. Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:.

1. Alamat IP versi 4 (IPv4)
Alamat IP versi 4 (IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia.

Jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4 (karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol. Sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. Jadi bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.

2. Alamat IP versi 6 (IPv6)
Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit. Meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.

IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hirarki, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.
Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.

Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan. Sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix. Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.


Read More..

Mengenal Prosessor Intel Terbaru

| 0 comments |
alt="prosesor intel generasi haswell"

ref#25

Namanya juga teknologi, belum lama memakai telah keluar lagi yang baru. Lah ngomongin apa nih? Perusahaan pembuat prosessor yaitu intel, dikabarkan dapat merilis 14 prosesor baru generasi haswell tahun 2013 mendatang. Haswell yaitu prosesor generasi penerus ivy bridge yang memakai arsitektur baru dan menjanjikan performa tinggi dengan mengonsumsi daya yang rendah.
Beberapa besar prosesor intel generasi haswell ini dapat memakai soket baru, yaitu lga ( land grid array ) 1150. soket lga 1150 ini dapat menukar posisi soket lga 1155 yang dipakai oleh prosesor generasi ivy bridge kelas menengah serta entry-level.

Menurut bocoran dari 14 prosesor yang dapat dirilis, intel core i5 4670k serta core i7 4770k yaitu dua prosesor kelas paling atas. tambahan k dibelakang nama seri mengisyaratkan bahwa prosesor ini bisa di-overclock untuk meningkatakan kembali performa prosesor.
Intel core i5 4670k yaitu prosesor quad-core dengan kecepatan 3, 4ghz dengan turboboost sampai 3, 8ghz. namun intel core i7 4770k yaitu prosesor quad-core dengan 8 thread melewati teknologi hyperthreading serta lari dengan kecepatan 3, 5ghz, serta turboboost sampai 3, 9ghz.

Sebagian model prosesor haswell ini lari dengan kecepatan yang sama juga dengan generasi ivy bridge. walau sama, performa prosesor generasi haswell ini diklaim lebih cepat dikarenakan ipc ( instruction per clock ) yang meningkat di banding generasi ivy bridge.

Intel membagi Haswell ke dalam dua keluarga: chip dengan konsumsi daya 10 watt yang ditujukan untuk perangkat hybrid gabungan ultrabook dan tablet, serta keluarga chip 15 dan 17 watt yang ditujukan untuk ultrabook dan laptop.

Chip Haswell akan membawa berbagai teknologi canggih Intel seperti Advanced Vector Extensions (AVX) 2 dan Intel Transctional Synchronization Extensions (TSX) untuk meningkatkan performa prosesor masa depan.

Dari soket yang digunakan Haswell akan menjadi chip pertama yang akan menggunakan soket baru LGA 1150 dan G3 untuk versi mobile, Intel memberikan sejumlah fasilitas seperti Hyper Threading, Turbo Boost, IMC DDR3(L) hingga 1600MHz, PCIe 3.0, grafis terintegrasi yang lebih advance dari Ivy Bridge dengan dukungan DirectX 11 yang mampu menangani hingga 3 display. Prosesor baru ini mengusung instruksi baru AVX 2.0, lebih bersahabat dalam hal overclock, Last Level Cache yang berbagi antara inti X86 dan inti grafisnya,dan yang paling utama adalah optimasi penggunaan daya.
Read More..

Mengenal Hardware Prosessor

| 0 comments |
http://sambores.blogspot.com/

REF#12

Perkembangan teknologi terutama teknologi komputer sangat pesat, belum lagi puas menggunakan Produk yang kita beli sudah muncul produk baru dan produk lama dari komputer menjadi Diskontinue atau tidak ada dipasaran. Terutama dengan Processor, perkembangan processor sangat pesat, perkembangan processor ini memicu perkembangan komputer lainnya seperti mother board memory dan lainnya, bukan hanya perkembangan hardware, bahkan perkembangan software pun semakin meningkat, sehingga komputer kita yang lama telah ketinggalan jaman padahal baru beli.
Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggrisnya Central Processing Unit atau CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
Processor merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai pusat pengendali dan pengatur dari keseluruhan kegiatan pemrosesan data pada komputer.

Bagian – Bagian Dalam Processor
1. Register
Merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.
Bagian processor yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi dan berguna sebagai penampung sementara pada saat processor sedang memproses data. Secara spesifik, register menyimpan lokasi dimana instruksi akan diambil, menyimpan instruksi pada saat didekode, menyimpan data pada saat ALU memproses, dan serta menyimpan hasil perhitungan dari ALU. Register terdiri dari 16,32, dan 64 bit.
2. ALU (Arithmetic Logic Unit)
unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri
Bagian processor yang digunakan untuk melakukan perhitungan dan operasi logika pada saat processor bekerja.
3. CU (Control Unit)
Berfungsi menerjemahkan instruksi menjadi perintah dan menjalankan perintah tersebut.
Yang Perlu Diperhatikan pada processor
FSB (Front Side Bus)
FSB berfungsi sebagai jalur pengangkut data menuju ke processor. Jika FSB semakin tinggi, jumlah data yang akan ditransfer akan makin tinggi pula. Untuk prosesor intel, FSB-nya menggunakan teknologi yang disebut quad pumping dengan satuan Hz (hertz). FSB Quad Pumping adalah 4 kali dari FSB asli. Contoh, jika FSB yang tertulis pada brosur sebesar 800 MHz, maka FSB asli processor tersebut hanyalah 200 MHz.
Sedangkan prosesor AMD menggunakan teknologi FSB yang disebut dengan HyperTransport dengan satuan T/s (transfer per second), dimana dapat menggandakan lebar bus yang digunakan. Sebenarnya teknologi ini seperti teknologi DDR (dual data rate) yaitu dapat berjalan pada saat sinyal naik maupun sinyal turun. Contohnya, bila FSB aslinya berjalan pada 1000 MHz maka hypertransport efektif berjalan pada 2000 MT/s.
4. Cache Memory
Cache Memory adalah bagian dari processor yang berfungsi untuk menyimpan data yang akan diproses oleh processor, besarnya cache ini menentukan jumlah data yang bisa diproses oleh processor dalam sekali jalan. Satuan yang digunakan pada cache memory adalah byte. Tingkatan pada cache dari yang paling cepat adalah:
    L1 Cache   : paling cepat (saat ini sekitar 30 GB/s)
    L2 Cache   : lebih lambat dari L1 Cache (saat ini sekitar 12 GB/s)
    L3 Cache   : lebih lambat dari L2 Cache (tidak ada pada kebanyakan processor)
Core / Clock Speed
Core / Clock Speed adalah kecepatan dari processor yang digunakan untuk memroses data, dengan satuan Hz.
Pin
Pin adalah kaki processor agar bisa menancap pada socket di motherboard. Tetapi untuk processor LGA pin tersebut tidak terdapat pada processor melainkan pada motherboard.
Cara Kerja CPU
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di MAA (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices

Jenis Processor (Yang dibicarakan dan yang saat ini berkembang)
1. Intel
    Pentium I, II,III dan IV
    Pentium D (generasi dual core, LGA 775, Cache L2 2×1 MB)
    Pentium Dual Core (Market Value, LGA775, Cache L2 1 MB)
    Core 2 Duo (Conroe)
    Intel i7
2. AMD
    Duron Applebird dan Morgan (Socket A 462)
    Athlon Palomino, Thunderbird, Thrnughbird, Barton (Socket A 462)
    Sempron (Socket 754/AM2, Market Value, Cache L2 256 KB)
    Athlon
    Phenom (Socket AM2, Cache L2 4x1MB, HT hingga 5200 MT/s)
    Opteron (untuk server).
    Turion (jenis mobile)
Read More..

Mengenal 5 Prosessor Keluaran Intel

| 0 comments |

http://sambores.blogspot.com/

REF#5

Langkah mengejutkan dilakukan produsen prosesor PC terbesar di dunia, baru-baru ini Intel meluncurkan lima prosesor mobile terbaru untuk menggantikan beberapa model yang belum lama diluncurkan.
Rupanya Intel sedang mempersiapkan diri untuk membendung serangan AMD Trinity yang akan mengekor peluncuran Windows 8.
Tiga CPU dengan kinerja tertinggi menggantikan seri Core i7-3720QM, i7-3820QM dan i7-3920XM Extreme yang baru saja diluncurkan pada bulan April tahun ini. Seri baru tersebut ialah Core i7-3740QM, i7-3840QM dan Core -7-3940XM Extreme, yang muncul dengan frekuensi kerja tinggi serta harga yang berbeda.CPU menawarkan kecepatan clock 100MHz lebih cepat dan seluruh fitur pendahulunya tetap dipertahankan. Ketiganya merupakan jenis CPU quad-core dengan dukungan Hyper-Threading, sehingga dapat menjalankan hingga 8 thread sekaligus. i7-3840QM dan i7-3940XM memiliki L3 cache 8MB dan i7-3740QM hadir dengan cache lebih rendah 6MB.
Jajaran model i7-3940XM memiliki unlock clock multiplier serta memiliki Thermal Design Power lebih tingggi dengan 55watt, dibanding CPU i7-3740QM dan i7-3840QM yang hanya 45watt.
Untuk CPU low-end Intel menghadirkan dua seri baru Celeron 887 dan B830 berbasis Sandy Bridge, versi yang lebih cepat dari 877 dan B820. CPU merupakan jenis dual core dengan cache L3 2MB serta clock masing-masing 1.5GHz dan 1.8GHz. Celeron 887 merupakan versi prosesor bervoltase rendah dengan TDP 17 watt dan ditujukan untuk jenis notebook tipis dan ringan. Sedangkan B830 merupakan CPU mainstream dengan TDP 35watt.

Sumber http://www.bhinneka.com/aspx/bpost/bpostlist.aspx

Read More..

Mengenal Teknologi Intel Sandy Bridge

| 0 comments |

www.sambores.blogspot.com

REF#13

Tentunya kalian yang telah terbiasa mengikuti perkembangan teknologi terutama dalam hal perkembangan komputer sering mendengar istilah Sandy Bridge, istilah itu sudah mulai populer dikalangan pengguna komputer. Dari berbagai sumber yang aku searching di internet maka aku dapatkan informasi mengenai teknologi sandy bridge seperti berikut ini. Sandy Bridge, sebelumnya Gesher, adalah nama kode untuk mikroarsitektur prosesor terbaru yang dikembangkan oleh Intel sebagai penerus Nehalem.
Berdasarkan proses 32 nm, pengembangan dimulai pada tahun 2005 di Pusat Pengembangan Intel di Haifa Israel. Prosesor berdasarkan arsitektur ini dipasarkan sebagai generasi kedua dari seri i Core dan diumumkan pada tanggal 3 Januari 2011. Mereka tersedia dari 9 Januari 2011 dan seterusnya tergantung pada segmen pasar.

Pada tanggal 31 Januari 2011, Intel mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah cacat desain dalam chipset Point Cougar seri 6 , yang menyertai soket LGA 1155 mempengaruhi port SATA-II 2 sampai 5, dan motherboard dikeluarkan Intel. Intel mengirimkan chipset yang revisi (B3) sejak 14 Februari 2011 dan mereka mengharapkan pengiriman dan kualifikasi vendor Board baru akan selesai pada April 2011.

Pada garis besarnya teknologi sandy bridge ini, seluruh komponen pendukung yang sebelumnya terpisah seperti memory controller, PCI-E controller, chip grafis onboard yang diintegrasikan ke dalam prosesor Sandy Bridge berada dalam sekeping silikon, tidak ada yang terpisah-pisah lagi. Pada teknology Sandy Bridge ada 995 juta transistor di sekeping silikon berukuran 216mm2, terdiri dari inti prosesor, chip grafis, L3 cache, dan System Agent. Di Sandy Bridge, perjalanan data bahkan semakin singkat karena seluruh unit berada dalam satu silikon. Intel telah membuat interkoneksi atau jalan baru yang menghubungkan seluruh komponen, mulai dari chip prosesor, chip grafis, sampai cache.

Interkoneksi yang disebut Ring Bus ini seperti jalan tol untuk perjalanan data ke seluruh unit tersebut, karena memiliki kecepatan sampai 384 GB/s dengan latency yang minim. Keuntungan lain dari sistem adalah penurunan konsumsi daya serta ukuran inti, apalagi dengan fabrikasi 32 nm yang digunakan Sandy Bridge. Jika dihitung, Sandy Bridge dengan empat inti memiliki 995 juta transistor, namun ukuran die-nya hanya 216 mm2. Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Lynnfield, yang hanya memiliki 296 juta transistor dan memiliki ukuran die 296 mm2.

Komponen-komponen di dalam silikon Sandy Bridge sendiri kurang lebih sama seperti teknologi Nehalem. Yang pertama inti prosesor. Pada Sandy Bridge generasi pertama ini, jumlah inti berjumlah 2 dan 4, yang disusul dengan generasi berikut yang memiliki 6 dan 8 inti. Masing-masing inti memiliki L2 cachd sebesar 256 KB. Kerja L2 cache dibantu dibantu cache level 3 (L3 cache) yang dipakai bersama dengan ukuran bervariasi antara 3-8 MB (tergantung segmentasi). Sementara PCI Express, DMI, dan memory controller dan display interface berkumpul dalam satu area yang disebut System Agent. Namun pengintegrasian tersebut juga menyisakan efek negatif. Pada era Nehalem, clock generator (yang mengatur frekuensi kerja komponen) bersifat individual, ada clock generator untuk setiap komponen, apakah itu prosesor, memori, USB, SATA, dan komponen lain di motherboard. Jadi kita bisa melakukan overclock dengan mengatur frekuensi base clock (BCLK) dari setiap komponen tersebut.


Pada Teknologi Sandy Bridge, clock generator hanya satu dan mengatur frekuensi di angka 100 MHz untuk seluruh komponen. Hasilnya menaikkan frekuensi prosesor akan menaikkan frekuensi memori, SATA, dan komponen lain. Hal ini membuat overclock melalui BCLK menjadi sangat sulit. Kenaikan angka 5-6 MHz saja sudah akan membuat komponen USB dan SATA mogok bekerja.
Read More..